Kalau Cari Untung Jangan Terlalu Banyak

Kiai Haji Abdur Rozak Fachruddin merupakan salah satu tokoh Islam yang karismatik dan bersahaja. Beliau merupakan salah satu Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang cukup lama, hampir 22 tahun beliau memimpin Muhammadiyah. Beliau biasa dikenal dengan panggilan "Pak AR". Pada postingan kali ini, akan kami sampaikan sebuah nasihat dari beliau tentang ahlak seorang muslim ketika berdagang atau berbisnis. Dalam buku soal jawab yang ringan-ringan dituliskan bahwa Pak AR menyampaikan agar umat Islam kalau mencari untung jangan terlalu banyak. Berikut ini kutipan lengkap dari buku soal jawab yang ringan-ringan.

Menurut Pak AR:

"Kita semua umat Islam berarti satu sama lain bersaudara. Maka tidak boleh saling menghina, meremehkan, menyakitkan hatinya, menyakiti jasmaninya, merugikan, apalagi menganiaya.

Apabila kita mengupah (memberi upah pekerjaan) janganlah semena-mena dan terlalu sedikit. Kalau kita membeli sesuatu, janganlah menyulitkan penjualannya. Begitu pula sebaliknya. Menawarkan barang dagangan jangan terlalu tinggi dalam memberi harga.


 
Dalam mencari untung, jangan terlalu banyak, tetapi cukup sepantasnya.

Kita tidak senang kalau membeli sesuatu barang terlalu mahal, tertipu oleh kepandaian penjualnya dalam menawarkan barang dagangannya. Oleh karenanya, kita juga jangan berbuat demikian terhadap orang lain. Kita sama-sama Islam, sama-sama manusia, sama-sama mahluk Allah, tentunya mempunyai perasaan yang sama. Kita tidak mau dirugikan, maka juga jangan merugikan orang lain. Demikian seharusnya perbuatan seorang muslim".

Jika kita menyimak dan merenungi serta menjalankan nasihat beliau, tentunya ketika kita melakukan usaha/bisnis jual beli (perdagangan) tidak akan ada saling curiga antara penjual dan pembeli. Pedagang akan menjual barang dagangannya dengan mengambil untung yang sepantasnya (tidak terlalu banyak) dan pembeli akan merasa sangat senang karena harga barang yang dia beli tidak begitu mahal, sehingga pembeli tersebut ridho dengan uang yang diberikan kepada penjual sebagai ganti barang yang ia beli. Pedagang juga akan menjual barang yang kualitasnya baik sesuai dengan harga jualnya.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar